NANTIKANLAH.COM

Info - Tips - Tutorial

berikut ini yang bukan gejala listrik statis adalah

1. Berikut ini yang bukan gejala listrik statis adalah

Berikut ini yang BUKAN gejala listrik statis adalah :

  • a. balon menempel di dinding setelah digosokkan ke rambut.
  • b. bulu badan tertarik oleh pakaian yang baru saja disetrika.
  • c. kedua telapak tangan terasa panas setelah saling digosokkan.
  • d. ujung sisir mampu menarik serpihan kertas setelah digunakan untuk bersisir.

Jawaban :

c. kedua telapak tangan terasa panas setelah saling digosokkan

Penjelasan :

Gejala listrik statis adalah fenomena elektrostatik yang ditandai dengan adanya potensial listrik antara dua benda. Ini terjadi karena adanya keausan antara benda-benda yang berbeda atau karena adanya aliran listrik antara benda-benda yang berbeda.

Gejala listrik statis adalah fenomena yang menyebabkan benda-benda di sekitarnya terkena pengaruh listrik. Hal ini terjadi karena adanya transfer elektron dari benda yang memiliki potensi listrik tertentu ke benda lain dengan potensi listrik yang berbeda. Gejala listrik statis dapat dihasilkan oleh berbagai sumber, mulai dari kulit manusia dan hewan, hingga sistem heating, ventilation, dan air conditioning. Gejala listrik statis dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk masalah kesehatan, masalah komputer, dan kerusakan fisik.

Gejala listrik statis adalah salah satu jenis daya listrik yang berpindah dari satu benda ke benda lain tanpa melalui konduktor. Sebuah benda yang memiliki potensi listrik tertentu dapat mengarahkan daya listrik ke objek lain melalui pengaruh elektrostatik. Gejala listrik statis dapat muncul dari berbagai sumber, misalnya kulit manusia dan hewan, bahan-bahan kimia, sistem HVAC, kendaraan, dan lain-lain.

Baca Juga : Berikut ini yang tidak termasuk alat ekskresi adalah

1. Balon menempel di dinding setelah digosokkan ke rambut.

Balon menempel di dinding setelah digosokkan ke rambut adalah fenomena fisik yang sering terlihat. Ini terjadi karena adanya listrik statis. Listrik statis adalah listrik yang bersifat netral dan tidak bergerak. Listrik statis dapat dihasilkan oleh banyak hal, termasuk gesekan antara benda yang berbeda, atau saat udara kering bergerak.

Ketika Anda gosokkan balon ke rambut, Anda membuat listrik statis. Ini karena gesekan antara rambut dan balon menghasilkan muatan listrik yang berbeda. Ketika balon didekatkan ke dinding, muatan listrik di dalam balon menarik muatan listrik di dalam dinding. Ini menyebabkan balon bergerak dan menempel di dinding.

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi seberapa kuat balon menempel di dinding setelah digosokkan ke rambut. Faktor pertama adalah jumlah muatan listrik yang dihasilkan saat menggosokkan balon ke rambut. Semakin banyak muatan yang dihasilkan, semakin kuat balon akan menempel di dinding.

Faktor kedua adalah jenis dinding. Jenis material dari dinding akan mempengaruhi seberapa kuat balon akan menempel. Misalnya, dinding yang terbuat dari kayu atau baja lebih kuat daripada dinding yang terbuat dari plastik atau kertas.

Faktor ketiga adalah suhu. Suhu yang lebih tinggi akan mengurangi kuat tarik antara balon dan dinding. Suhu yang lebih rendah akan meningkatkan kuat tarik antara balon dan dinding.

Faktor terakhir adalah tekstur dinding. Dinding yang lebih kasar akan meningkatkan kuat tarik balon dan dinding. Dinding yang lebih halus akan mengurangi kuat tarik antara balon dan dinding.

Itulah kenapa balon dapat menempel pada dinding setelah digosokkan ke rambut. Ini karena adanya listrik statis yang dihasilkan oleh gesekan antara balon dan rambut, yang akan menarik balon ke dinding. Faktor lain seperti jenis dinding, suhu, dan tekstur juga akan mempengaruhi seberapa kuat balon akan menempel. Dengan mengetahui hal ini, Anda dapat memahami lebih jauh tentang fenomena balon menempel di dinding setelah digosokkan ke rambut.

2. Bulu badan tertarik oleh pakaian yang baru saja disetrika

Bulu badan yang tertarik oleh pakaian yang baru saja disetrika adalah fenomena yang cukup unik. Ini berhubungan dengan listrik statis, yang dapat terjadi ketika dua bahan yang berbeda bergeser satu sama lain. Ketika bahan yang berbeda bergeser satu sama lain, mereka akan menghasilkan muatan listrik statis. Bulu badan menjadi tertarik oleh pakaian baru yang disetrika karena muatan listrik statis dapat menarik benda-benda kecil yang bersifat listrik, seperti bulu badan.

Faktor lain yang memengaruhi fenomena ini adalah jenis bahan yang digunakan. Beberapa bahan yang lebih mudah menghasilkan muatan listrik statis adalah sintetis, kapas, sutera, dan bulu. Bahan-bahan ini juga merupakan bahan yang cukup mudah ditemukan di pakaian yang baru disetrika. Jika bahan-bahan ini digunakan untuk membuat pakaian, maka itu akan meningkatkan kemungkinan bahwa bulu badan akan tertarik oleh pakaian baru yang disetrika.

Ketika listrik statis tersedia, muatan listrik dapat menarik bulu badan ke pakaian baru yang disetrika. Ini bisa terjadi ketika bulu badan menyentuh pakaian. Jika bulu badan bergerak, maka muatan listrik akan terpindah ke bulu badan. Bulu badan akan tertarik oleh pakaian karena muatan listrik yang ada di bulu badan lebih kuat daripada muatan listrik yang ada di pakaian baru.

Selain bahan yang digunakan dalam pakaian, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi fenomena bulu badan yang tertarik oleh pakaian yang baru disetrika. Salah satu faktor ini adalah kelembaban. Kelembaban dapat meningkatkan kemungkinan bahwa listrik statis akan terjadi. Semakin tinggi kelembaban, semakin tinggi muatan listrik yang dapat dihasilkan. Jadi, jika Anda ingin menghindari fenomena ini, maka Anda harus memastikan bahwa ruangan di mana Anda disetrika pakaian tidak terlalu lembab.

Selain itu, ada juga beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kemungkinan bulu badan tertarik oleh pakaian yang baru disetrika. Salah satu cara adalah dengan menggunakan penghilang statis. Penghilang statis dapat membantu mengurangi muatan listrik yang ada di pakaian baru yang disetrika, sehingga mengurangi kemungkinan bahwa bulu badan akan tertarik. Anda juga bisa menggunakan pelembab udara untuk mengurangi kelembaban ruangan. Semakin rendah kelembaban, semakin rendah kemungkinan bahwa listrik statis akan terjadi.

Untuk menghindari bulu badan tertarik oleh pakaian yang baru disetrika, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan. Pertama, pastikan bahwa bahan yang digunakan dalam pakaian tidak mudah menghasilkan muatan listrik statis. Kedua, pastikan bahwa ruangan tidak terlalu lembab dengan menggunakan penghilang statis atau pelembab udara. Dengan melakukan hal-hal ini, Anda dapat mengurangi kemungkinan bahwa bulu badan Anda akan tertarik oleh pakaian yang baru disetrika.

3. ujung sisir mampu menarik serpihan kertas setelah digunakan untuk bersisir

Ujung sisir mampu menarik serpihan kertas setelah digunakan untuk bersisir gejala listrik statis adalah fenomena yang jarang dijumpai di dunia fisika. Ini terjadi karena adanya interaksi antara sisir dan listrik statis. Ketika sisir melintasi permukaan kertas, maka sisir akan menarik listrik statis dari permukaan kertas. Listrik statis yang telah dihasilkan selanjutnya akan menempel pada sisir. Ini akan menyebabkan ujung sisir menarik serpihan kertas ketika sisir dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

Fenomena ini telah lama dikenal, meskipun jenis listrik statis yang terbentuk belum diketahui. Listrik statis yang terbentuk dapat berupa berbagai jenis, misalnya muatan listrik dari atom, muatan listrik yang dihasilkan oleh pergerakan molekul, ataupun muatan listrik yang dihasilkan oleh listrik statis yang dibangkitkan oleh aliran udara.

Peristiwa ini dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu fenomena listrik statis yang dipelopori oleh ujung sisir dan fenomena listrik statis yang dipelopori oleh kertas. Ketika sisir dipindahkan di atas kertas, maka listrik statis yang terbentuk akan menarik serpihan kertas ke ujung sisir. Akan tetapi, jika sisir dipindahkan di atas permukaan lain, maka listrik statis yang terbentuk akan menarik serpihan kertas ke permukaan lain.

Fenomena ini dapat dimanfaatkan untuk menarik debu yang ada di permukaan alat elektronik dan juga untuk menarik serpihan kertas yang mungkin telah jatuh ke lantai. Selain itu, fenomena ini juga dapat dimanfaatkan untuk menarik debu yang terbentuk di permukaan benda, serta untuk menarik serpihan kertas ketika menggunakan mesin fotokopi.

Selain itu, fenomena ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengukur jumlah listrik statis yang terbentuk. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur listrik, yang dapat mengukur muatan listrik yang terbentuk di antara sisir dan kertas. Dengan demikian, fenomena ini dapat digunakan untuk mempelajari sifat-sifat listrik statis dan untuk mengukur jumlah listrik statis yang terbentuk.

Kesimpulan dari fenomena ini adalah bahwa ujung sisir mampu menarik serpihan kertas setelah digunakan untuk bersisir gejala listrik statis. Hal ini dikarenakan adanya interaksi antara sisir dan listrik statis yang terbentuk. Selain itu, fenomena ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengukur jumlah listrik statis yang terbentuk, serta untuk menarik debu yang terbentuk di permukaan benda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *